Bisnis Makanan Ringan Tidak Akan Pernah Padam

Bisnis Makanan Ringan Tidak Akan Pernah Padam

Cemilan merupakan salah satu julukan untuk penganan kecil yang biasa dimakan di waktu senggang. Ada begitu banyak jenis dan biasanya menimbulkan sebuah ide untuk membuka usaha di benak para penikmat. Tidak mengherankan bila bisnis makanan ringan selalu tumbuh subur.

Kiat-kiat Membuka Bisnis Makanan Ringan

Membuat sebuah usaha, tentu tidak boleh sembarangan. Dibutuhkan beberapa hal penting dan perlu diperhatikan agar bisnis yang dimulai dapat terus berjalan. Tanpa hal itu, mungkin bisa langsung tutup produksi. Berikut kiat-kiat untuk Anda yang ingin berbisnis di industri makanan ringan:

1. Modal Awal Usaha

bisnis-makanan-ringan-01
pixabay.com

Hal paling mendasar dari sebuah usaha adalah modal awal. Tanpa hal ini, mungkin Anda akan kebingungan sendiri untuk membangun bisnisnya. Semuanya bisa didapatkan dari tabungan sendiri maupun bank dan koperasi pinjaman.

Bila Anda ingin membuka bisnis makanan ringan, saat ini telah banyak koperasi serta bank yang menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UKM. Bunga yang dijatuhkan tidaklah besar dan masih dalam batas wajar.

2. Lokasi Pendirian Usaha

bisnis-makanan-ringan-02
unsplash.com

Tentukan dulu dimana Anda ingin membangun serta menjajakan produknya. Apakah lewat industri kecil rumahan atau menyewa sebuah franchise pinggir jalan. Bisa pula dengan food truck yang kini diminati anak muda. Apapun itu, setidaknya harus dilihat orang banyak.

Tidak hanya mengandalkan tempat, lokasi juga diletakkan di sosial media ataupun toko online. Anda juga bisa mulai memasarkan produk di sana, bahkan modal yang dikeluarkan dapat dikatakan kecil karena tidak memerlukan biaya sewa atau pendirian.

3. Variasi Menu

bisnis-makanan-ringan-03
unsplash.com

Penelitian pasar sangat diperlukan disini agar bisa diketahui bagaimana minat masyarakat terhadap suatu produk. Setelahnya, Anda dapat membuat sendiri variasinya. Pastikan hal tersebut mendapat tempat dihati penikmat makanan ringan.

Jangan lupa juga untuk mencatat apa saja bahan bakunya agar bisa didapat takaran pas. Jadi, rasa dari makanan yang Anda jual tidak akan berubah. Bila itu terjadi, tidak dipungkiri kalau konsumen mungkin berpindah haluan.

4. Karyawan

bisnis-makanan-ringan-04
pexels.com

Tidak mungkin Anda menjalankan sebuah usaha seorang diri, kecuali kalau dalam skala sangat kecil dan hanya membuka pre order sebelum proses pembuatan. Itupun juga masih dibutuhkan beberapa orang karyawan agar target tercapai.

Mungkin peranan karyawan hanya untuk membantu agar proses produksi lebih cepat. Tapi, hal tersebut sangat penting. Apalagi ketika tahu usaha Anda berkembang. Jangan lupa juga selalu memperhatikan kesejahteraan mereka.

5. Target Pasar

bisnis-makanan-ringan-05
pexels.com

Sesuaikan jenis produk Anda pada target tepat di pasar. Apabila menarget para orang tua, setidaknya hadirkan sesuatu yang tidak terlalu keras dengan rasa khas. Jangan dibuat aneh-aneh, karena kebanyakan tidak menyukainya.

Lain lagi dengan kawula muda, mereka cenderung menyukai sesuatu yang baru. Buatlah suatu produk dengan kombinasi rasa unik bahkan belum pernah ada sebelumnya seperti beberapa makanan khas negara lain atau pun inovasi makanan kuno.

6. Promosi Usaha

bisnis-makanan-ringan-06
freepik.com

Jaman dahulu, promosi bisnis makanan ringan dilakukan dengan menyebar pamflet, memasang iklan di surat kabar, maupun pada radio. Tentu saja, hal itu masih boleh dilakukan. Tidak ada larangan. Semakin banyak, tambah bagus juga.

Namun, sekarang, ada juga cara lain. Yaitu dengan memasang iklan di sosial media. Hal ini bisa dikatakan lebih efisien karena bisa menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat. Namun, lebih efektif lagi dengan promosi dari pelanggan ke orang-orang.

7. Mengurus Izin

bisnis-makanan-ringan-07
tumpi.id

Tanpa sebuah izin, usaha yang dibangun dikatakan ilegal. Pastikan dulu untuk selalu mengurusnya di instansi terkait, seperti Departemen Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk sertifikat halal.

Apabila sudah berkembang menjadi besar, jangan lupa segera urus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di kantor terdekat. Semua hal di atas begitu penting agar bisnis Anda tetap bisa berjalan tanpa hambatan.

8. Selalu Kreatif dan Inovatif

bisnis-makanan-ringan-08
pixabay.com

Usaha makanan memang tidak akan ada matinya. Mau makanan tradisional pun, di jaman sekarang tetap laku saja. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan yang namanya kreativitas dan langkah inovatif agar bisnis selalu diminati khalayak luas.

9. Pelayanan yang Baik

bisnis-makanan-ringan-09
freepik.com

Pelanggan adalah raja. Anggapan itu benar adanya, karena mereka juga berperan penting dalam mengenalkan serta memasarkan produk Anda secara tidak langsung. Lakukanlah dengan menjaga citra dan pelayanan baik terhadap konsumen.

Baca:  Pilihan Jenis Usaha Makanan Unik dengan Modal Kecil

10. Jaga Cita Rasa

bisnis-makanan-ringan-10
freepik.com

Semakin khas rasa produk Anda, maka dengan menyebut namanya saja sudah bisa terbayang bagaimana rasanya. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap pelaku usaha bisnis di bidang makanan ringan untuk menjaganya.

Peluang Usaha Bisnis Makanan Ringan

Tidak dipungkiri, karena makanan itu selalu dibutuhkan masyarakat entah dalam bentuk berat maupun ringan, usaha ini selalu dilirik dan dikembangkan. Lapangannya pun juga masih terbuka lebar bagi siapapun, tua maupun muda. Berikut beberapa peluang dari bisnis tersebut.

1. Membawa Untung yang Lumayan

Saat membuka sebuah usaha, itu berarti mau atau tidak Anda turut memikirkan keuntungan bersamanya. Bisnis makanan ringan terbukti membawa laba cukup besar kalau dijalankan dengan baik dan tepat.

2. Modal Kecil

Kalau Anda ingin memulai bisnis makanan ringan namun memiliki modal sedikit, sepertinya masih bisa direalisasikan. Mesin serta bahan baku yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Sehingga bisa dijangkau masyarakat menengah kebawah sekalipun.

3. Pemasaran Mudah

Pemasaran merupakan hal penting bagi suatu bisnis. Karena tanpanya, produk yang dibuat tidak akan pernah sampai ke tangan konsumen. Oleh karenanya, makanan ringan termasuk memiliki marketing mudah karena target fleksibel.

4. Jangka Waktu Lama

Jajanan basah kebanyakan mudah basi karena kandungan air di dalamnya. Sehingga memiliki masa sebentar dan harus segera dikonsumsi. Lain hal nya dengan makanan ringan, biasanya punya tanggal kadaluarsa lebih lama setelah produksi.

Kandungan air yang rendah serta kemasan produk kedap udara membuat makanan ringan banyak diminati konsumen karena jangka waktunya bisa berbulan-bulan bahkan satu tahun. Jadi, dapat disimpan dan dimakan di lain waktu.

5. Pembuatan yang Mudah

Bagi pelaku usaha kecil, akan sangat merepotkan bila membuat suatu produk tapi dalam proses produksinya begitu sulit. Makanan ringan untung bukan merupakan salah satunya. Sehingga tidak heran peminat usahanya pun banyak. (Baca: Peluang Bisnis Online).

Contoh Bisnis Makanan Ringan

Banyak ide bisnis seperti ini bertebaran sehingga bisa Anda kembangkan, tergantung dengan kreativitas dan inovasi masing-masing. Semakin unik, maka akan banyak orang penasaran. Menjadikan konsumen tertarik membeli produknya. Berikut, contoh makanan ringan tersebut:

1. Martabak Manis

bisnis-makanan-ringan-11
sipendik.com

Orang Jawa biasa menyebutnya dengan Terang Bulan untuk membedakan antara yang manis dan asin. Makanan yang sudah ada sejak awal zaman kemerdekaan ini menjelma menjadi primadona ketika para produsen membuatnya lebih menarik.

Kulit nya dibuat sedikit tipis serta memiliki beragam rasa. Coklat, Red Velvet, Green Tea, Cookies and Cream hingga Original. Begitu pula dengan toping atau isiannya diberikan agak banyak, seperti meses, keju, kacang, strawberry, kit kat, oreo, dan lain sebagainya.

2. Mini Pizza

bisnis-makanan-ringan-12
bisnisbandung.com

Pizza berukuran besar biasanya memiliki harga relatif mahal, sehingga jarang orang membelinya. Namun, kalau dibuat lebih kecil sudah pasti anak kecil pun mau. Toping di atasnya juga bervariasi, tidak hanya keju mozarella dan saus tomat.

3. Stick Donut

bisnis-makanan-ringan-13
i.pinimg.com

Biasanya, donat berbentuk lingkaran dengan lubang ditengahnya. Kalau Anda ingat makanan khas Spanyol bernama Churros, di Indonesia dihadirkan varian barunya, yaitu Stick Donut. Dimana makanan itu dibentuk memanjang dengan balutan coklat dan toping warna warni.

4. Makaroni Level

bisnis-makanan-ringan-14
id-live.slatic.net

Sangat khas sekali dengan jajanan anak era 90-an, makaroni menempati hati masyarakat. Apalagi bagi mereka yang ingin nostalgia. Sekarang dihadirkan varian barunya dengan berbagai level pedas berbeda, mengingat masyarakat Indonesia begitu suka rasa yang kuat.

5. Brownies Cookies

bisnis-makanan-ringan-15
i.ytimg.com

Di dalam sejarahnya, brownies merupakan salah satu produk gagal seorang koki yang malah memiliki peminat banyak. Karena roti ini lebih identik dengan kepekatan, Anda juga bisa membuatnya kering seperti kue atau cookies.

6. Oreo Selimut

bisnis-makanan-ringan-16
cf.shopee.co.id

Salah satu produk yang sudah mendunia dengan ciri khas kue kering berwarna hitam dan krim putih manis di tengahnya ini begitu digemari masyarakat. Akan lebih inovatif lagi kalau Anda membuatnya dengan menyelimuti penganan ini dengan adonan kue.

7. Banana Chocolate Stick

bisnis-makanan-ringan-17
blog.oshkosh.com.au

Pisang beku berbalut coklat mungkin sudah lama sekali di kenal masyarakat. Munculnya pun sekitar awal tahun 2000-an. Bila Anda mengkreasikannya dengan berbagai topping di atasnya, tidak heran kalau banyak orang akan suka.

Usaha memang salah satu cara manusia untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Termasuk di dalamnya bisnis makanan kecil. Hingga kini, hal tersebut masih berkembang dan banyak peminatnya. Bahkan Anda pun bisa menjadi bagian dari mereka hingga mendapatkan kesuksesan.