Manajemen Bisnis Menjadi Hal Terbaik untuk Bisnis

Manajemen Bisnis Menjadi Hal Terbaik untuk Bisnis

Ketika menjalankan sebuah usaha, pasti setiap orang memerlukan sesuatu yang dinamakan pengelolaan agar bisa berjalan dengan lancar dan tertata. Oleh karena itu, penting sekali bagi setiap wirausahawan memahami serta menjalankan manajemen bisnis dengan baik.

Pengertian Manajemen Bisnis

Diambil dari bahasa Prancis, ”Management” mempunyai arti melaksanakan dan mengatur. Beberapa ahli seperti Ricky W. Griffin, Henry Fayol, serta George R. Terry memiliki definisi berbeda-beda ketika mengembangkannya.

Sehingga, hanya diambil satu kesimpulan yang berarti adalah proses merencanakan, mengarahkan, mengorganisir, dan mengendalikan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan dalam bisnis secara efektif dan efisien melalui pemanfaatan sumber daya organisasi.

Dari definisi tersebut, para pelaku usaha bisa mengembangkannya dengan baik terhadap apa yang Ia bangun selama ini. Sehingga, dapat tercipta keteraturan dan keserasian dalam mencapai tujuan utama mereka.

Fungsi Manajemen Bisnis

Selain definisi, para pegiat usaha juga harus memahami keempat fungsi dalam manajemen bisnis. Hal ini bermakna agar mereka lebih mampu memfokuskan pada apa-apa saja yang harus dilakukan agar tujuan dapat tercapai.

1. Perencanaan (Planning)

manajemen-bisnis-01
freepik.com

Di sini, manajemen berfungsi dalam menetapkan tujuan maupun sasaran yang ingin direalisasikan oleh pelaku usaha. Namun, perlu dilihat juga skala perusahaan agar tidak terjadi ketidak teraturan dalam mencapainya.

Bisa dibilang, perencanaan merupakan pondasi dari keseluruhan proses manajemen itu sendiri. Tanpa adanya hal ini, sebuah perusahaan bisa bergerak tanpa arah bahkan kebingungan. Sehingga tidak dapat dicapai tujuan utamanya.

Perencanaan dibentuk dulu dari tujuan utama perusahaan. Setelahnya, akan diciptakan beberapa bagian kecil bernama divisi. Dari sini, tugas seorang manajer berperan. Mereka biasanya mengevaluasi agar dapat dilihat mana yang bisa diadaptasikan ke organisasi.

2. Pengorganisasian (Organising)

manajemen-bisnis-02
freepik.com

Setelah rencana utama perusahaan tersusun, sekarang merupakan saat mencari orang-orang yang tepat untuk menjalankannya. Dari sini, organisasi muncul. Tidak hanya satu, namun dipecah menjadi banyak cabang seperti akuntansi, administrasi, produksi dan lainnya

Organisasi sendiri berarti orang-orang yang dibentuk untuk menjalankan suatu tugas atau kegiatan tertentu sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing. Maka dari itu, tidak mengherankan sebuah perusahaan memiliki hal ini lebih dari satu buah.

Setiap organisasi akan dipimpin oleh seorang manajer. Tugasnya adalah mengawasi, menentukan tugas, membuat keputusan serta mengevaluasi hasil kerja. Semua itu dipertanggung jawabkan kepada direktur utama.

3. Pengarahan (Directing)

manajemen-bisnis-03
freepik.com

Ini juga merupakan salah satu tugas dari manajer. Bukan yang utama, melainkan untuk mendorong anggotanya agar tetap termotivasi dalam menjalankan suatu pekerjaan. Sehingga, tujuan perusahaan bisa segera tercapai.

Tanpa adanya dorongan serta arahan dari manajer yang bertanggung jawab di sebuah organisasi, bisa dipastikan pekerjaan mereka akan terbengkalai dan tujuan utama perusahaan tidak dapat segera tercapai.

4. Pengendalian (controlling)

manajemen-bisnis-04
freepik.com

Supaya dalam prosesnya dapat terarah, seorang manajer serta anggotanya harus memiliki standard di pekerjaannya. Hal ini dimaksudkan agar semua hal tersebut bisa tetap tertata dan tidak keluar jalur.

Biasanya, pengendalian atau controlling ini memiliki empat kegiatan utama di dalamnya, yaitu menentukan standard prestasi, mengukurnya sesuai ketentuan, membandingkan pencapaian antara bulan lalu dan sekarang serta melakukan evaluasi bila ada.

Unsur-unsur Manajemen Bisnis

Unsur-unsur merupakan sesuatu yang menyusun hal tertentu, dalam hal ini adalah manajemen. Terdapat sekitar enam buah dan begitu berpengaruh dengan usaha. Semuanya saling berkesinambungan serta tidak bisa dipisahkan.

Apabila salah satu unsur tidak terpenuhi, bisa dipastikan fungsi yang akan dibangung tidak berjalan baik. Sehingga, tujuan utama perusahaan berhenti tanpa dapat tercapai. Jadi, hal ini begitu penting adanya bagi manajemen bisnis. Berikut akan dijabarkan beberapa poin pentingnya:

1. Manusia (Human)

manajemen-bisnis-05
unsplash.com

Sumber daya manusia merupakan yang terpenting di sini. Meskipun sekarang juga banyak dikeluarkan jenis humanoid (robot menyerupai orang), namun fungsi utamanya tidak akan pernah tergantikan.

Bila tanpa dilaksanakan oleh manusia, sebuah tujuan utama perusahaan tidak akan pernah tersusun dan tercapai. Semua kontrol masih dipegang oleh orang-orang. Maka dari itu, hal ini begitu penting.

2. Uang (Money)

manajemen-bisnis-06
unsplash.com

Uang merupakan apa yang Anda ketahui saat ini sebagai alat tukar. Beberapa orang bahkan mengatakan tanpanya pun masih bisa hidup dan menemukan kebahagiaan.

Tanpa uang, sebuah usaha tidak akan pernah terbangun apalagi berkembang dan berhasil. Modal serta pendapatan pun diukur dari sebanyak apa lembar-lembar bernilai itu dihasilkan oleh bisnis.

Baca:  7 Pilihan Bisnis Makanan Online yang Menggiurkan

Uang bisa membantu dalam menjalankan bisnis secara rasional. Membeli saham, surat obligasi, membayar gaji karyawan, peralatan, perlengkapan, apapun bentuknya Ia tetap krusial pada sebuah perusahaan.

3. Bahan (Material)

manajemen-bisnis-07
unsplash.com

Bahan merupakan unsur utama juga dalam membangun sebuah usaha. Utamanya, di perusahaan yang bergerak pada bidang dagang serta manufaktur. Hal ini menjadi begitu penting. Namun, tidak menutup kemungkinan pula bagi mereka di bagian jasa.

Terdapat tiga jenis dalam sebuah perusahaan yang sering menjadi komoditas utamanya. Yaitu, bahan mentah (raw goods), setengah jadi (intermediate goods) serta jadi (finished goods). Semuanya juga memiliki kegunaan masing-masing.

4. Mesin (Machine)

manajemen-bisnis-08
unsplash.com

Setelah memiliki bahan apapun itu dalam usaha Anda, akan sangat penting untuk mempunyai mesin agar proses produksi tidak terhambat. Bukan hanya bagi perusahaan dagang serta manufaktur, namun juga jasa.

Dalam bidang manufaktur serta dagang, mungkin Anda akan membutuhkan mesin-mesin berukuran besar saat digunakan untuk mengolah bahan-bahan tadi. Namun pada bidang jasa berbeda, mereka lebih memerlukan benda seperti printer, komputer maupun mesin fotokopi.

5. Metode (Method)

manajemen-bisnis-09
unsplash.com

Setiap perusahaan apapun itu bentuknya tentu memerlukan hal satu ini agar usahanya berjalan. Metode dibuat supaya bisnis tetap bisa dilakukan dengan disiplin dan efektif. Sehingga dapat mempercepat proses tercapainya tujuan.

Tentukan dulu apa metode terbaik yang bisa diterapkan kepada anggota organisasi. Hal ini masih boleh dievaluasi serta diubah-ubah agar menemukan kecocokan. Setelah antar divisi dapat memperoleh kesinambungan satu sama lain, maka perusahaan bisa berjalan lancar.

6. Pasar (Market)

manajemen-bisnis-10
pixabay.com

Para pelaku bisnis pasti memahami, bagus dan berkualitas apapun produk mereka apabila tidak ada pasar yang memadai untuk didagangkan, maka terasa percuma saja. Oleh sebab itu, pemasaran terlihat sepele namun sebenarnya memegang peranan penting.

Para pelaku bisnis juga harus memahami apa minat konsumen agar selalu tersedia pasar yang memadai tersebut. Kalau tidak, maka proses produksi akan berhenti berjalan dan perusahaan tutup. Selalu susun strategi pemasaran sehingga bisa mengenai target. (Baca: Bisnis Makanan Ringan).

Komponen Penyusun Manajemen Bisnis

Seperti yang telah dijelaskan di atas, manajemen bisnis bukan hanya terdiri dari satu organisasi. Tetapi masih bisa dipisah menjadi beberapa bagian serta dipimpin oleh seorang manajer. Hal ini dikarenakan ada begitu banyak unsur di dalamnya.

Satu unsur, sekiranya bisa dikerjakan oleh beberapa orang yang fokus hanya pada tujuan itu saja. Bila digabungkan menjadi satu, tentu akan menjadi kebingungan. Bisa-bisa tidak berjalan secara efektif dan efisien. Berikut komponen dalam manajemen bisnis tersebut:

1. Manajemen Keuangan (Financial Management)

manajemen-bisnis-11
pixabay.com

Dalam sebuah pengelolaan bisnis, hal ini adalah yang paling krusial, mengingat sebuah usaha tidak akan pernah lepas dari keuangan. Sirkulasi keluar masuknya uang terus dipantau dan ditangani oleh mereka.

Mulai dari perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengendalian, pencarian, bahkan penyimpanan keuangan agar segala anggaran bisa terus berjalan dengan baik. Bila tidak, segala untung serta rugi perusahaan akan tidak jelas  kemana arahnya.

2. Manajemen Pemasaran (Marketing Management)

manajemen-bisnis-12
pixabay.com

Selain keuangan, ujung tombak perusahaan juga dipegang oleh manajemen ini. Kegiatan yang diemban antara lain, perencanaan pasar, penentuan target, tujuan, bahkan pencapaian hasil produksi serta penjualan.

Tujuan dibentuknya manajemen pemasaran adalah agar penjualan yang telah direncanakan bisa tepat sasaran pada target. Sehingga, dapat memperbanyak produksi serta menghasilkan untung besar daripada kerugian.

3. Manajemen Produksi (Production Management)

manajemen-bisnis-13
pexels.com

Manajemen bisnis ini masih berkaitan dengan pemasaran. Tanpa sebuah produksi, maka perusahaan juga tidak memiliki sesuatu untuk diperdagangkan. Entah itu berupa barang maupun jasa.

Semua kegiatannya meliputi perencanaan produksi itu sendiri, barang atau jasa yang dihasilkan, mutu (kualitas), jumlah maksimal dalam sehari. Sehingga bisa dikembangkan bahan bakunya serta pengendalian semua produk.

4. Manajemen Distribusi (Distribution Management)

manajemen-bisnis-14
pexels.com

Dalam bagian ini, mereka masih mendukung kegiatan manajemen pemasaran sama seperti bagian produksi tadi. Bila terkelola dengan baik, maka barang atau jasa yang dihasilkan bisa sampai pada konsumen tepat sasaran.

5. Manajemen SDM (Human Resource Management)

manajemen-bisnis-15
pexels.com

Sangat terkait akan ketersediaan karyawan serta staff dalam perusahaan. Hal ini akan membantu dalam menentukan standar keterampilan hingga pembagian gaji atau upah setiap anggotanya. Baik dalam bisnis skala besar atau kecil pasti sangat dibutuhkan.

Itulah tadi serba-serbi tentang manajemen bisnis, dimana masih dianggap sepele apalagi oleh pelaku usaha kecil. Namun, ketika Anda memahami dan bisa mengaplikasikannya dengan baik, maka perusahaan yang telah dibangun bisa berkembang pesat.